Kunci Jawaban Soal Latihan Mandiri Teknologi Pengolahan Pangan PANG4312

Kunci Jawaban Soal Latihan Mandiri Teknologi Pengolahan Pangan PANG4312

10:33:00 am Add Comment

Kunci Jawaban Soal Latihan Mandiri Teknologi Pengolahan Pangan PANG4312


Sobat, salah satu cara untuk mengukur kemampuan kita dalam menyerap materi adalah dengan mengerjakan soal latihan. Setelah anda mengerjakan Soal Latihan Mandiri Teknologi Pengolahan Pangan PANG4312 Universitas Terbuka yang berisi 45 soal pilihan ganda. Berikut adalah Kunci Jawaban Soal Latihan Mandiri Teknologi Pengolahan Pangan PANG4312, Untuk itu buka kertas yang berisi jawaban yang sudah anda kerjakan, silahkan periksa jawaban anda dan cocokan dengan kunci jawaban. Jika skor anda diatas 80% berarti anda sudah menguasai materi, jika skor anda dibawah 80% berarti anda harus membaca dan memahami materi kembali. Cara menghitung skor adalah: Jumlah jawaban benar dibagi jumlah soal dikali 100%.


Kunci Jawaban Soal No. 1

A. Jawaban Anda salah, yang dimaksud dengan bahan baku pangan adalah semua jenis produk pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan yang sudah dipanen dan siap diolah 

B. Jawaban Anda salah, yang dimaksud dengan bahan baku pangan adalah semua jenis produk pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan yang sudah dipanen dan siap diolah 

C. Jawaban Anda salah, yang dimaksud dengan bahan baku pangan adalah semua jenis produk pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan yang sudah dipanen dan siap diolah 

D. Jawaban Anda benar. Semua jenis bahan pangan yang siap dikonsumsi bukan bahan baku pangan


Kunci Jawaban Soal No. 2

A. Jawaban Anda salah. Lemak esensial dan lemak non esensial adalah penggolongan lemak berdasarkan fungsinya

B. Jawaban Anda salah. Komponen dalam gliserida lemak bukanlah penggolongan lemak 

C. Jawaban Anda benar, berdasarkan sumbernya lemak digolongkan menjadi lemak esensial dan non esensial

D. Jawaban Anda salah. Lemak jenuh dan lemak tak jenuh adalah penggolongan berdasarkan ikatan rantai karbonnnya 

 

Kunci Jawaban Soal No. 3

A. Jawaban Anda salah. Aktivitas pengumpula, pembersihan pasca panen dan sortasi termasuk kelompok penanganan awal (first handling)

B. Jawaban Anda salah. Aktivitas pengumpulan, pembersihan pasca panen dan sortasi termasuk kelompok penanganan awal (first handling) 

C. Jawaban Anda salah. Aktivitas pengumpulan, pembersihan pasca panen dan sortasi termasuk kelompok penanganan awal (first handling) 

D. Jawaban Anda benar. Aktivitas pengelompokan untuk menentukan mutu bahan baku tidak termasuk penanganan awal  


Kunci Jawaban Soal No. 4

A. Jawaban Anda salah, meningkatkan suhu bahan pangan adalah salah satu tujuan blanching dan akan disempurnakan melalui tahapan hot filling sebelum penutupan kaleng (seaming)

B. Jawaban Anda salah, blanching pada proses pengalengan salah satunya bertujuan menghilangkan kontaminan yang dapat menimbulkan off flavour 

C. Jawaban Anda salah, salah satu tujuan blanching pada proses pengalengan adalah melunakkan jaringan sehingga menurunkan sifat bulky bahan sehingga mudah dimasukkan dalam kaleng 

D. Jawaban Anda benar, salah satu tujuan blanching adalah menginaktifkan enzim bukan mengaktifkan enzim


Kunci Jawaban Soal No. 5

A. Jawaban Anda salah, tape singkong adalah salah satu produk pangan hasil fermentasi khamir 

B. Jawaban Anda salah, cider buah adalah salah satu produk pangan hasil fermentasi khamir 

C. Jawaban Anda salah, brem adalah salah satu produk pangan hasil fermentasi khamir 

D. Jawaban Anda benar, nata de coco merupakan produk pangan hasil fermentasi bakteri asam laktat


Kunci Jawaban Soal No. 6

A. Jawaban Anda salah, ketersediaan oksigen dan nutrisi lain merupakan hal yang harus diperhatikan jika ingin mendapatkan hasil fermentasi yang baik

B. Jawaban Anda salah, pengendalian suhu lingkungan fermentasi yang sesuai dengan kondisi suhu optimum mikroba untuk pertumbuhan merupakan hal yang harus diperhatikan jika ingin mendapatkan hasil fermentasi yang baik 

C. Jawaban Anda salah, keberadaan senyawa antimikroba merupakan hal yang harus diperhatikan jika ingin mendapatkan hasil fermentasi yang baik 

D. Jawaban Anda benar, pengaturan pH tidak mempengaruhi hasil fermentasi

 

Kunci Jawaban Soal No. 7

A. Jawaban Anda salah, zat besi (Fe) di dalam kuning telur tidak terikat dengan feofitin 

B. Jawaban Anda salah, zat besi (Fe) di dalam kuning telur tidak terikat dengan ftalin 

C. Jawaban Anda salah, zat besi (Fe) di dalam kuning telur tidak terikat dengan ftalat 

D. Jawaban Anda benar, zat besi (Fe) di dalam kuning telur terikat dengan folat


Kunci Jawaban Soal No. 8

A. Jawaban Anda benar. Cooling bukan proses awal pembekuan atau penyimpanan beku 

B. Jawaban Anda salah, cooling adalah penyimpanan bahan pangan di atas titik beku yaitu antara -2oC sampai 10oC

C. Jawaban Anda salah, cooling adalah penyimpanan bahan pangan di atas titik beku yaitu antara -2oC sampai 10oC 

D. Jawaban Anda salah, cooling adalah penyimpanan bahan pangan di atas titik beku yaitu antara -2oC sampai 10oC 


Kunci Jawaban Soal No. 9

A. Jawaban Anda salah, humektan adalah BTM yang berfungsi untuk mengentalkan

B. Jawaban Anda salah, nutrisi fortifikan adalah adalah BTM yang berfungsi meningkatkan nilai nutrisi pangan 

C. Jawaban Anda benar. Penggolongan Bahan Tambahan Makanan (BTM) berdasarkan fungsinya antara lain hunektan, sekuestran, fortifikan, emulsifier dan sebagainyaa. Pelarut bukan termasuk BTM. 

D. Jawaban Anda salah. Sekuestran adalah BTM yang berfungsi sebagai pemisah. 


Kunci Jawaban Soal No. 10

A. Jawaban Anda benar. Tujuan utama pra pengolahan sayur adalah menginaktifkan respirasi. 

B. Jawaban Anda salah. Proses pra pengolahan sayur justru menurunkan atau menginaktifkan enzim.

C. Jawaban Anda salah. Proses pra pengolahan sayur justru menurunkan atau menginaktifkan enzim. 

D. Jawaban Anda salah. Penyimpanan dalam proses pra pengolahan sayur dilakukan dalam ruang berpendingin tidak dalam temperatur ruang.


Kunci Jawaban Soal No. 11

A. Jawaban Anda benar. Garam merupakan inhibitor selektif mikroba pencemar. 

B. Jawaban Anda salah. Adanya garam tidak mempengaruhi pH sel-sel mikroba

C. Jawaban Anda salah. Garam tidak bersifat racun bagi mikroba, tetapi hanya menghambat pertumbuhan sel mikroba karena mempengaruhi tekanan osmosis. 

D. Jawaban Anda salah. Garam tidak berpengaruh terhadap mikroba pembentuk spora. 


Kunci Jawaban Soal No. 12

A. Jawaban Anda benar. Perebusan dengan larutan garam jenuh (brine peeling) dapat mengelupaskan kulit kentang.

B. Jawaban Anda salah. Perebusan dengan tekanan tinggi menyebabkan kentang hancur. 

C. Jawaban Anda salah. Pengupasan kentang dengan pisau biasa memang dapat dilakukan namun mengakibatkan pencoklatan dan menurunkan rendemen hasil pengupasan karena daging kentang yang ikut terkelupas tidak dapat diminimalisasi. 

D. Jawaban Anda salah. Pengupasan kentang dapat dilakukan dengan perendaman dalam larutan basa kuat (NaOH) bukan dalam larutan soda.  


Kunci Jawaban Soal No. 13

A. Jawaban Anda salah. Pengendalian aktivitas air adalah sebagian dari teknik atau metode kyuring yang mekanisme utama penghambatan mikroba dilakukan dengan penambahan gara-garam tertentu. 

B. Jawaban Anda salah. Dalam metode kyuring garam yang ditambahkan bukan garam natrium fosfat melainkan garam natrium klorida.

C. Jawaban Anda benar. Garam NaCl adalah garam yang digunakan dalam metode kyuring. 

D. Jawaban Anda salah. Pelumuran dengan bumbu dapur bukan merupakan metode kyuring. 


Kunci Jawaban Soal No. 14

A. Jawaban Anda salah. Ricotta adalah keju yang bertekstur sangat keras dengan kadar air kurang dari 25%.

B. Jawaban Anda salah. Cheddar adalah keju yang bertekstur keras dengan kadar air antara 25% - 36%. 

C. Jawaban Anda salah. Romano adalah keju yang mempunyai tekstur lunak dengan kadar air kurang dari 36% - 40%. 

D. Jawaban Anda benar. Cammembert adalah keju yang mempunyai tekstur sangat lunak dengan kadar air lebih dari 40%. 


Kunci Jawaban Soal No. 15

A. Jawaban Anda salah. Rigor mortisi adalah proses hilangnya kelenturan otot pada karka, biasanya berlangsung pada 24 - 48 jam setelah penyembelihan.

B. Jawaban Anda benar. Rigor mortis adalah perubahan fisik pada karkas setelah karkas dipisahkan. Proses ini berlangsung pada 24 - 48 jam pasca penyembelihan dan ditandai dengan hilangnya kelenturan (karkas menjadi kaku).

C. Jawaban Anda salah. Rigor mortis terjadi bukan akibat prosedur penyembelihan yang salah. 

D. Jawaban Anda salah. Rigor mortis adalah kondisi karkas setelah 24 - 48 jam dari saat penyembelihan, bukan sesaat setelah disembelih. 


Kunci Jawaban Soal No. 16

A. Jawaban Anda benar. Kualitas karkas (cita rasa dan palatabilitas) dipengaruhi oleh kadar glikogen. Jika kadar glikogen tinggi maka kualitas karkas akan semakin baik dan proses rigor mortis akan berlangsung lambat.  

B. Jawaban Anda salah. Kadar glikogen yang rendah mengindikasikan kualitas karkas yang kurang baik, juga menyebabkan proses rigor mortis berlangsung cepat. 

C. Jawaban Anda salah. Mekanisme yang benar adalah bila proses rigor mortis berlangsung cepat maka suhu karkas akan meningkat.  

D. Jawaban Anda salah. Cepat atau lambatnya proses rigor mortis mengindikasikan kualitas karkas. 


Kunci Jawaban Soal No. 17

A. Jawaban Anda salah. Ketahanan mikroba terhadap panas dapat dinyatakan sebagai waktu yang diperlukan untuk menurunkan jumlah sel atau spora sepuluh kali lipat (disebut Decimal Reduction Time). 

B. Jawaban Anda benar. Ketahanan mikroba terhadap panas dapat dinyatakan sebagai waktu yang diperlukan untuk menurunkan jumlah sel atau spora sepuluh kali lipat (disebut Decimal Reduction Time). 

C. Jawaban Anda salah. Ketahanan mikroba terhadap panas dapat dinyatakan sebagai waktu yang diperlukan untuk menurunkan jumlah sel atau spora sepuluh kali lipat (disebut Decimal Reduction Time). 

D. Jawaban Anda salah. Ketahanan mikroba terhadap panas dapat dinyatakan sebagai waktu yang diperlukan untuk menurunkan jumlah sel atau spora sepuluh kali lipat (disebut Decimal Reduction Time). 


Kunci Jawaban Soal No. 18

A. Jawaban Anda salah. Susu kental manis dikemas dalam wadah kaleng. 

B. Jawaban Anda salah. Cider buah dikemas dalam wadah dari bahan gelas.  

C. Jawaban Anda benar. Susu pasteurisasi siap minum dikemas dalam kotak tetrapack yang bagian dalamnya dilapisi lilin.  

D. Jawaban Anda salah. Freezing ice cream dikemas dalam wadah plastik. 


Kunci Jawaban Soal No. 19

A. Jawaban Anda salah. Meskipun terjadi sedikit kerusakan, penumbukan tidak terlalu banyak menyebabkan kehilangan kandungan karbohidrat. 

B. Jawaban Anda benar. Penumbukan menyebabkan 

C. Jawaban Anda salah. Meskipun terjadi sedikit kerusakan protein, namun penumbukan tidak terlalu banyak menyebabkan kehilangan kandungan protein. 

D. Jawaban Anda salah. Meskipun terjadi sedikit kerusakan lemak, namun penumbukan tidak terlalu banyak menyebabkan kehilangan kandungan lemak.  


Kunci Jawaban Soal No. 20

Jawaban A, Blast freezing adalah teknik pembekuan cepat dengan cara menghembuskan udara dingin ke bahan pangan yang telah ditempatkan di ruang pembekuan.


Kunci Jawaban Soal No. 21

Jawaban B, Reaksi browning pada buah tidak dikehendaki karena menurunkan mutu buah segar dan merupakan reaksi yang terjadi secara alami serta bukan akibat dari proses pengolahan. 


Kunci Jawaban Soal No. 22

Jawaban A, Penyaringan bertingkat dan penghembusan oleh udara merupakan metode pembersihan bahan secara kering.


Kunci Jawaban Soal No. 23

Jawaban D, Ketiga hal di atas merupakan prinsip pembekuan pangan. 


Kunci Jawaban Soal No. 24

Jawaban C, Proses fermentasi maupun proses terjadinya kebusukan terjadi pada kondisi ruang atau lingkungan yang optimal namun tidak memerlukan pengendalian kelembaban relatif atau tekanan. 


Kunci Jawaban Soal No. 25

Jawaban D, Proses pengolahan asinan, ikan peda maupun susu terfermentasi menggunakan inokulum bakteri.


Kunci Jawaban Soal No. 26

Jawaban B, Proses sterilisasi tidak memerlukan bahan kimia.


Kunci Jawaban Soal No. 27

Jawaban D, Selulosa, hemiselulosa, pektin, lignin, dekstrin dan lignin merupakan jenis karbohidrat yang tidak dapat dicerna. 


Kunci Jawaban Soal No. 28

Jawaban D, Ketiga proses di atas menghasilkan asam lemak bebas yang keberadaannya tidak dikehendaki.


Kunci Jawaban Soal No. 29

Jawaban A, Panas laten adalah panas yang dikeluarkan oleh air (32oF) untuk merubah bentuk menjadi es (32oF) dan selama proses berlangsung tidak terjadi perubahan suhu.


Kunci Jawaban Soal No. 30

Jawaban A, Treatment mineral dalam pembuatan air bebas dilakukan melalui pengendalian pH dan deionisasi air.


Kunci Jawaban Soal No. 31

Jawaban D, Mekanisme kerja kondensor dalam sistem pendinginan adalah melepaskan panas dari bahan pendingin kemudian ditangkap oleh air sehingga suhu bahan pendingin turun dan gas mengembun menjadi fase cair. 


Kunci Jawaban Soal No. 32

Jawaban B, Wooly texture adalah kerusakan fisiologis pada buah akibat metabolisme pada buah yang berlangsung tidak normal dan pencapaian suhu pendinginan yang terlalu cepat.


Kunci Jawaban Soal No. 33

Jawaban D, Agar diperoleh daging beku yang baik, maka daging harus berasal dari ternak yang sehat, proses pembersihan darah harus tuntas dan dibekukan pada suhu minimal -18oC.


Kunci Jawaban Soal No. 34

Jawaban A, Respirasi adalah proses metabolisme biologis yaitu pembakaran senyawa makromolekul seperti karbohidrat, protein dan lemak oleh oksigen dan terjadi dalam jaringan tanaman. 


Kunci Jawaban Soal No. 35

Jawaban A, Proses iradiasi terhadap protein mengakibatkan gugus sulfhidril terurai menghasilkan asam amino dan senyawa sulfur yang baunya tidak enak (off flavour). 


Kunci Jawaban Soal No. 36

Jawaban B, Jelly buah dan cider buah adalah produk pangan olahan yang berasal dari bahan dasar buah, sedangkan sari buah adalah hasil ekstraksi buah tanpa melalui proses pengolahan. 


Kunci Jawaban Soal No. 37

Jawaban D, Proses fermentasi dalam pembuatan tape singkong dimulai dari pemecahan pati oleh enzim amilase menjadi gula sederhana. Gula dihidrolisis menjadi alkohol dan dioksidasi menjadi asam organik, yang selanjutnya bersenyawa dengan alkohol membentuk ester yang memberikan cita rasa enak dan khas pada tape.  


Kunci Jawaban Soal No. 38

Jawaban D, Apabila kemasan gelas terbuat dari bahan yang tidak berwarna ditembus sinar matahari akan mengakibatkan produk rusak. Selain itu umumnya tutup botol atau wadah gelas terbuat dari bahan karet yang mudah bereaksi dengan produk yang umumnya bersifat asam.  


Kunci Jawaban Soal No. 39

Jawaban D, Pengemasan keju menggunakan kaleng dilakukan selagi keju masih panas kemudian kaleng ditutup dan segera disterilisasi pada suhu 110oC selama 30 - 50 menit. Bila dikemas dalam wadah karton maka keju dikemas lebih dulu dengan plastik atau aluminium foil. 


Kunci Jawaban Soal No. 40

Jawaban B, Salah satu teknik minimal proses dalam pengawetan buah adalah dengan memodifikasi komposisi udara dalam ruang penyimpanan (MAS : Modified Atmosphere Storage) atau dalam wadah pengemasnya (MAP : Modified Atmosphere Packaging) 


Kunci Jawaban Soal No. 41

Jawaban D, Kriteria kesegaran ikan secara fisik ditandai dengan sisik yang masih melekat kuat dan mengkilat, kondisi daging kenyal/elastis dan bila dimasukkan ke dalam air tidak mengapung. 


Kunci Jawaban Soal No. 42

Jawaban D, Thermal arrest time adalah waktu kritis pembekuan yang terjadi pada suhu antara 0oC sampai -5oC yang dipengaruhi oleh kecepatan terbentuknya kristal es. 


Kunci Jawaban Soal No. 43

Jawaban D, Gula atau sirup dengan perbandingan kadar gula : buah = 1 : 3 sampai 1 : 7 atau untuk setiap 10 kg buah menggunakan sirup 2,5 - 3 kg dengan kadar 20 - 50oBrix yang berfungsi sebagai antioksidan dan diperkuat dengan menambahkan asam sitrat 0,1 - 0,2%.  


Kunci Jawaban Soal No. 44

Jawaban D, Pemakaian BTM tidak boleh mempersulit proses pengolahan pangan, menurunkan stabilitas daya simpan bahan pangan maupun menurunkan kualitas gizi produk pangan. 


Kunci Jawaban Soal No. 45

Jawaban D, Browning enzimatis adalah terjadinya reaksi redoks terhadap gugus fenol atau polifenol oleh oksigen di udara dengan dikatalisis oleh enzim fenolase atau polifenolase yang terdapat dalam jaringan bahan pangan yang masih aktif atau hidup.




Sumber Latihan Mandiri Universitas Terbuka

Soal Latihan Mandiri Teknologi Pengolahan Pangan PANG4312

Soal Latihan Mandiri Teknologi Pengolahan Pangan PANG4312

10:32:00 am Add Comment

Soal Latihan Mandiri Teknologi Pengolahan Pangan PANG4312


Sobat, salah satu cara untuk mengukur kemampuan kita dalam menyerap materi adalah dengan mengerjakan soal latihan. Kali ini soal yang diberikan adalah Soal Latihan Mandiri Teknologi Pengolahan Pangan PANG4312 Universitas Terbuka. Soal ini berisi 45 soal pilihan ganda. Untuk mempermudah siapkanlah kertas dan pensil, kemudian tulis jawaban anda pada kertas setelah itu cek pada halaman kunci jawaban, jawaban anda benar berapa. Jika skor anda diatas 80% berarti anda sudah menguasai materi, jika skor anda dibawah 80% berarti anda harus membaca dan memahami materi kembali. Cara menghitung skor adalah: Jumlah jawaban benar dibagi jumlah soal dikali 100%. Selamat Mengerjakan.



Soal Pilihan Ganda


Petunjuk: Untuk soal-soal berikut, pilihlah satu jawaban yang paling tepat!



1. Kriteria berikut yang bukan bahan baku pangan adalah................


A. Semua produk pertanian yang siap diolah menjadi bahan pangan

B. Semua produk pertanian yang sudah dipanen  

C. Semua produk perikanan yang siap diolah  

D. Semua jenis bahan pangan yang siap dikonsumsi


2. Berdasarkan sumbernya, lemak digolongkan menjadi................ 


A. Lemak esensial dan lemak non esensial  

B. Gliserida lemak yang mengandung glikogen, fosfor dan sebagainya

C. Lemak nabati dan lemak hewani

D. Lemak jenuh dan tak jenuh  


3. Penanganan awal setiap bahan bakupangan adalah berbeda, namun secara umum first handling meliputi beberapa perlakuan berikut, kecuali......................


A. Pengumpulan  

B. Pembersihan setelah pemanenan 

C. Sortasi atau pemilihan

D. Pengelompokan untuk menentukan mutu bahan baku


4. Tujuan blanching sebagai perlakuan pendahuluan untuk proses pengalengan adalah sebagai berikut, kecuali............ 


A. Meningkatkan suhu bahan pangan sebelum proses sterilisasi

B. Menghilangkan kontaminan yang dapat menimbulkan off flavour

C. Membersihkan dan melunakkan jaringan sehingga mudah dimasukkan kaleng

D. Mengaktifkan enzim  


5. Produk pangan hasil fermentasi oleh khamir adalah sebagai berikut, kecuali.................


A. Tape singkong

B. Cider buah

C. Brem  

D. Nata de coco

 

6. Agar diperoleh hasil fermentasi yang baik, hal-hal berikut ini harus diperhatikan dalam proses fermentasi, kecuali....... 


A. Ketersediaan oksigen dan nutrisi lain sebagai sumber karbon dan nitrogen

B. Pengendalian suhu lingkungan fermentasi

C. Adanya senyawa antimikroba di lingkungan sekitar tempat terjadinya proses fermentasi  

D. Pengaturan pH subtrat selama fermentasi


7. Karakteristik ketersediaan zat besi dalam kuning telur sangat unik yaitu terikat sebagai senyawa kompleks dalam bentuk................ 


A. Fe - feofitin

B. Fe - ftalin

C. Fe - ftalat 

D. Fe - folat


8. Diantara kriteria berikut yang tidak termasuk dalam pengertian cooling adalah..................


A. Proses awal pembekuan atau penyimpanan beku  

B. Penyimpanan di atas titik beku bahan pangan tersebut

C. Proses yang berlangsung pada suhu antara -2oC hingga 10oC

D. Semua jenis pangan yang selalu membeku pada suhu -2oC

 

9. Berdasarkan fungsinya, diantara zat-zat berikut yang tidak termasuk dalam golongan bahan tambahan makanan adalah...................


A. humektan  

B. nutrisi fortifikan

C. Pelarut  

D. Sekuestran  


10. Tujuan utama dalam teknik penanganan pra pengolahan sayur adalah................. 


A. Menginaktifkan respirasi

B. Meningkatkan aktivitas enzim

C. Meningkatkan enzim fenolase dan polifenolase

D. Penyimpanan pada temperatur ruang

 

11. Peran garam sebagai pengawet sayur-sayuran dan buah-buahan adalah................


A. inhibitor selektif mikroba pencemar

B. mempengaruhi pH sel-sel mikroba  

C. bersifat sebagai racun bagi mikroba

D. tidak berpengaruh terhadap mikroba pembentuk spora

 

12. Teknik pengupasan kentang dapat dilakukan dengan cara.................


A. Perebusan dengan larutan garam jenuh (brine peeling)

B. Perebusan dengan tekanan tinggi

C. Pengupasan dengan pisau biasa

D. Perendaman dalam larutan soda

 

13. Teknik pengasinan (kyuring) adalah salah satu cara pengawetan pangan yang prinsipnya menghambat pertumbuhan mikroba dengan................. 


A. Pengendalian aktivitas air (water activity atau Aw)

B. Penambahan garam natrium fosfat

C. Penambahan garam natrium klorida  

D. Pelumuran dengan bumbu dapur  


14. Penggolongan keju yang didasarkan atas tekstur yang sangat lunak dengan kadar air lebih dari 40% adalah keju........ 


A. Ricotta  

B. Cheddar  

C. Romano  

D. Cammembert  


15. Pengertian rigor mortis adalah..................


A. Kondisi karkas yang semakin melentur  

B. Perubahan fisik pasca penyembelihan yang ditandai dengan hilangnya kelenturan  

C. Perubahan fisiko kimia sebagai akibat teknik penyembelihan yang salah

D. Kondisi tubuh hewan segera setelah disembelih

 

16. Manakah di antara kondisi rigor mortis berikut ini yang dapat menghasilkan karkas dengan kualitas yang baik ?


A. Rigor mortis yang berlangsung lambat karena kadar glikogen karkas tinggi  

B. Rigor mortis yang berlangsung cepat karena kadar glikogen karkas rendah  

C. Rigor mortis yang berlangsung lambat karena suhu karkas akan meningkat  

D. Cepat atau lambatnya proses rigor mortis tidak mempengaruhi kualitas karkas  


17. Ketahanan mikroba terhadap panas dinyatakan sebagai.............


A. Waktu yang diperlukan untuk menurunkan jumlah sel atau spora delapan kali lipat

B. Waktu yang diperlukan untuk menurunkan jumlah sel atau spora sepuluh kali lipat  

C. Decimal Reduction Point 

D. Thermal Death Time

 

18. Pelapisan lilin pada kemasan dari kertas umumnya digunakan untuk mengemas................


A. Susu kental manis

B. Cider buah

C. Produk minuman hasil pasteurisasi seperti susu siap minum  

D. Freezing Ice Cream

 

19. Pada pengolahan serealia dengan penumbukan, komponen/kandungan kimia yang seringkali rusak atau hilang adalah.............


A. Karbohidrat  

B. Vitamin  

C. Protein  

D. Lemak  



Petunjuk Untuk Soal No 20 sampai No 45

Pilihlah A. jika option 1, dan 2 benar  

Pilihlah B. jika option 1, dan 3 benar  

Pilihlah C. jika option 2, dan 3 benar  

Pilihlah D. jika option 1, 2, dan 3 benar  


20. Blast freezing adalah..................


 1. Teknik pembekuan cepat  

 2. Metode pembekuan dengan cara menghembuskan udara dingin ke bahan pangan yang telah ditempatkan di ruang pembekuan  

 3. Teknik pembekuan lambat  


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


21. Enzim yang diperlukan dalam proses pengolahan pangan adalah..................


 1. Enzim pektinase yang digunakan untuk menjernihkan sari buah apel  

 2. Enzim yang dapat menyebabkan reaksi browning enzimatis pada buah

 3. Enzim proteinase yang dapat mengempukkan daging


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


22. Metode pembersihan bahan secara kering adalah..............


 1. Penyaringan bertingkat  

 2. Aspirasi atau penghembusan oleh udara

 3. Pencucian dengan spray ultrasonic


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


23. Prinsip pembekuan pangan adalah ...................


 1. Menurunkan suhu bahan pangan sampai titik beku air

 2. Proses berlangsung antara suhu-12oC sampai -24oC

 3. Tidak boleh terjadi fluktuasi suhu  


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


24. Perbedaan utama mekanisme proses fermentasi dan proses terjadinya kebusukan pada makanan adalah............


 1. Pengendalian kelembaban relatif dan tekanan selama proses

 2. Jenis mikroba yang digunakan

 3. Pengendalian lingkungan yang optimal bagi mikroba yang digunakan untuk fermentasi  


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


25. Prosedur fermentasi yang menggunakan inokulum bakteri adalah................ 


 1. Pickle atau asinan sayuran  

 2. Fermentasi ikan peda

 3. Fermentasi susu  


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


26. Definisi proses sterilisasi bahan pangan adalah............... 


 1. Proses pengolahan pangan yang menghasilkan kondisi steril (bebas mikroba)

 2. Menggunakan bahan kimia

 3. Proses yang hanya bertujuan membunuh mikroba patogen, pembusuk dan penghasil toksin dan disebut sterilisasi komersil  


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


27. Jenis karbohidrat yang tidak dapat dicerna adalah.............. 


 1. Selulosa dan hemiselulosa

 2. Pektin dan lignin

 3. Dekstrin dan frutan


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   

 

28. Asam lemak bebas merupakan hasil yang tidak dikehendaki pada proses ........... 


 1. Pemecahan dan oksidasi ikatan rangkap asam lemak tidak jenuh

 2. Oksidasi yang dipercepat melalui pemanasan menggunakan suhu tinggi  

 3. Oksidasi dengan adanya oksigen sebagai katalis


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


29. Kriteria mengenai definisi panas laten pembekuan air adalah................ 


 1. Panas yang harus dikeluarkan oleh air pada suhu 32oF menjadi es pada suhu 32oF

 2. Proses yang tidak mengakibatkan perubahan suhu

 3. Proses yang merubah bahan dari bentuk cair mejadi bentuk padat  


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   

  

30. Air yang digunakan dalam proses fermentasi adalah air yang telah dibebaskan dari mineral yang terkandung di dalamnya. Teknik pembuatan air bebas dilakukan dengan cara............... 


 1. Pengendalian pH

 2. Deionisasi  

 3. Penambahan rasa


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   

 

31. Mekanisme kerja kondensor di dalam sebuah sistem pendinginan adalah............


 1. Melepaskan panas yang dibawa oleh bahan pendingin  

 2. Panas yang dilepas kemudian ditangkap oleh air sehingga suhu bahan pendingin akan turun

 3. Terjadi peristiwa kondensasi yaitu bahan pendingin berubah dari bentuk gas menjadi cair (mengembun)  


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


32. Terjadinya wooly texture pada buah peach disebabkan oleh...............


 1. Pencapaian suhu pendinginan yang terlalu cepat

 2. Lambatnya pencapaian suhu pendinginan

 3. Kerusakan fisiologis akibat reaksi metabolisme pada buah


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


33. Agar diperoleh daging beku yang baik, diperlukan beberapa persyaratan dalam proses pembekuannya yaitu............. 


 1. Daging berasal dari ternak yang sehat

 2. Pengeluaran darah dilakukan dengan tuntas  

 3. Pembekuan dilakukan pada suhu minimal -18oC


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


34. Pengertian mekanisme respirasi pada buah dan sayuran adalah proses ...............


 1. Metabolisme biologis yang terjadi dalam jaringan tanaman  

 2. Pembakaran senyawa makromolekul seperti karbohidrat, protein dan lemak yang membutuhkan oksigen  

 3. Metabolisme yang menghasilkan gas karbon monooksida (CO), air dan sejumlah energi  


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


35. Pengaruh proses pengolahan protein dengan iradiasi adalah ................


 1. Mengakibatkan gugus sulfhidril yang terikat sebagai kompleks dengan asam amino menjadi labil dan terurai

 2. Dihasilkannya bau dan rasa yang tidak enak (off flavour)

 3. Berpengaruh terhadap protein dalam bentuk utuh


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


36. Beberapa jenis produk olahan yang berasal dari buah adalah .................. 


 1. Jelly buah

 2. Sari buah  

 3. Cider buah  


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


37. Mekanisme proses fermentasi dalam pembuatan tape singkong adalah ................. 


 1. Pati yang terkandung dalam ubi kayu dipecah oleh enzim amilase menjadi dekstrin dan gula sederhana

 2. Gula dihidrolisis menjadi alkohol dan selanjutnya alkohol dioksidasi menjadi asam organik

 3. Asam organik bersenyawa dengan alkohol membentuk ester yang memberi cita rasa pada tape


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


38. Kelemahan kemasan yang terbuat dari gelas atau botol adalah ...........


 1. Dapat ditembus oleh sinar sehingga melunturkan warna produk atau bahkan merusak produk  

 2. Pada umumnya tutup botol yang terbuat dari kaleng dapat bereaksi dengan produk yang bersifat asam

 3. Produk pangan yang mengandung minyak atau lemak dapat bereaksi dengan tutup botol dari bahan karet


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


39. Prinsip penyimpanan keju dalam kaleng adalah ................


 1. Pengemasan dilakukan selagi keju masih panas

 2. Pengemasan dilakukan terlebih dahulu menggunakan pengemas plastik atau aluminium foil

 3. Kaleng ditutup selagi keju masih panas dan segera disteam pada suhu 110oC selama 30 - 50 menit


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


40. Prinsip teknik penyimpanan buah dan sayuran agar dapat lebih lama disimpan adalah dengan cara ..........


 1. Memodifikasi udara melalui penambahan atau pengurangan sejumlah gas-gas tertentu sehingga diperoleh komposisi udara yang berbeda dari udara normal  

 2. Mengurangi konsentrasi gas CO2 

 3. Memodifikasi komposisi udara dalam ruang atau wadah sehingga terjadi respirasi secara anaerob


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


41. Kriteria kesegaran ikan secara fisik adalah ..............


 1. Bila ditekan dengan jari, daging ikan segera kembali ke posisi semula (elastis)  

 2. Sisik ikan masih melekat kuat dan tidak rontok (utuh)

 3. Ikan tidak mengapung bila dimasukkan ke dalam air


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


42. Thermal arrest time adalah ..................


 1. Kondisi proses pembekuan pada suhu antara 0oC sampai -5oC

 2. Zona atau daerah kritis pembekuan

 3. Kondisi yang dipengaruhi oleh kecepatan terbentuknya kristal es


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


43. Kriteria kadar gula atau sirup yang ditambahkan pada buah-buahan yang akan dibekukan adalah ............ 


 1. Untuk setiap 10 kg buah menggunakan sirup 2,5 - 3 kg dengan kadar 20 - 50oBrix

 2. Perbandingan antara gula dengan buah adalah 1 : 3 sampai 1 : 7  

 3. Efek antioksidan diperkuat dengan penambahan asam sitrat 0,1 - 0,2%  


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


44. Pemakaian bahan tambahan makanan tidak dibenarkan apabila ............ 


 1. Mempersulit proses pengolahan pangan  

 2. Menurunkan stabilitas daya simpan bahan pangan

 3. Menurunkan kualitas gizi produk pangan


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   


45. Proses pencokelatan yang terjadi secara enzimatis (browning enzimatis) disebabkan oleh.............. 


 1. Oksidasi fenol oleh enzim polifenolase

 2. Reaksi redoks oleh oksigen pada gugusfenol dalam jaringan bahan pangan yang masih aktif atau hidup  

 3. Oksidasi polifenol oleh enzim polifenolase


 A. option 1, dan 2 benar  

 B. option 1, dan 3 benar  

 C. option 2, dan 3 benar  

 D. option 1, 2, dan 3 benar   



Untuk mengetahui jawabannya silahkan buka halaman Kunci Jawaban Soal Latihan Mandiri Teknologi Pengolahan Pangan PANG4312



Sumber Latihan Mandiri Universitas Terbuka


Kunci Jawaban Soal Latihan Mandiri Sanitasi Dalam Penanganan Pangan PANG4317

Kunci Jawaban Soal Latihan Mandiri Sanitasi Dalam Penanganan Pangan PANG4317

10:31:00 am Add Comment

Kunci Jawaban Soal Latihan Mandiri Sanitasi Dalam Penanganan Pangan PANG4317


Sobat, salah satu cara untuk mengukur kemampuan kita dalam menyerap materi adalah dengan mengerjakan soal latihan. Setelah anda mengerjakan Soal Latihan Mandiri Sanitasi Dalam Penanganan Pangan PANG4317 Universitas Terbuka yang berisi 20 soal pilihan ganda. Berikut adalah Kunci Jawaban Soal Latihan Mandiri Sanitasi Dalam Penanganan Pangan PANG4317, Untuk itu buka kertas yang berisi jawaban yang sudah anda kerjakan, silahkan periksa jawaban anda dan cocokan dengan kunci jawaban. Jika skor anda diatas 80% berarti anda sudah menguasai materi, jika skor anda dibawah 80% berarti anda harus membaca dan memahami materi kembali. Cara menghitung skor adalah: Jumlah jawaban benar dibagi jumlah soal dikali 100%.


Kunci Jawaban Soal No. 1

A. Jawaban Anda salah. Salah satu contoh kontaminan alamiah adalah jamur. 

B. Jawaban Anda salah. Salah satu contoh kontaminan mikrobiologis adalah bakteri. 

C. Jawaban Anda benar. 

D. Jawaban Anda salah.  Salah satu contoh kontaminan fisik adalah sekrup. 


Kunci Jawaban Soal No. 2

A. Jawaban Anda benar. 

B. Jawaban Anda salah. Bakteri tidak memiliki mekanisme untuk mengecilkan ukuran. 

C. Jawaban Anda salah. Bakteri mempertahankan diri dari kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan tidak dengan cara membentuk toksin. 

D. Jawaban Anda salah.  Bakteri mempertahankan diri dari kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan tidak dengan cara membentuk koloni 


Kunci Jawaban Soal No. 3

A. Jawaban Anda benar. 

B. Jawaban Anda salah. Bakteri berkembang biak dengan membelah diri. 

C. Jawaban Anda salah. Dalam kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan bakteri membentuk spora. 

D. Jawaban Anda salah.  Spora bakteri tahan terhadap perebusan. 


Kunci Jawaban Soal No. 4

A. Jawaban Anda salah. Keracunan makanan terjadi setelah bakteri hidup tertelan dan menginfeksi. 

B. Jawaban Anda benar. 

C. Jawaban Anda salah. Tidak ada kaitannya dengan makanan kurang matang. 

D. Jawaban Anda salah.  Tidak ada kaitannya dengan proses pemanasan yang belum sempurna setelah makanan didinginkan. 


Kunci Jawaban Soal No. 5

A. Jawaban Anda salah, karena keracunan makanan disebabkan tangan pekerja yang ditempeli Eschericia coli menyentuh makanan. 

B. Jawaban Anda salah, karena keracunan makanan terjadi oleh adanya feses di tangan pekerja yang tidak tercuci bersih. 

C. Jawaban Anda benar 

D. Jawaban Anda salah, karena terjadinya keracunan makanan setelah feses yang mengandung Eschericia coli tertempel pada tangan manusia berpeindah ke makanan yang kemudian dikonsumsi. 


Kunci Jawaban Soal No. 6

A. Jawaban Anda benar 

B. Jawaban Anda salah, selai manis tergolong makanan sangat manis, kadar gula tinggi tidak memungkinkan bakteri hidup. 

C. Jawaban Anda salah, buah jeruk tergolong makanan asam (ber-pH rendah). 

D. Jawaban Anda salah, margarin tergolong makanan berlemak tinggi, sehingga bakteri sulit untuk hidup. 


Kunci Jawaban Soal No. 7

A. Jawaban Anda benar. 

B. Jawaban Anda salah. Semua jenis bakteri memiliki kemampuan membelah diri. 

C. Jawaban Anda salah. Semua jenis bakteri memiliki kemampuan membentuk spora. 

D. Jawaban Anda salah.  Eschericia coli merupakan salah satu bakteri dari kelompok koliform yang membahayakan manusia. 


Kunci Jawaban Soal No. 8

A. Jawaban Anda benar 

B. Jawaban Anda salah, karena Enterokoki memiliki kemampuan bertahan hidup bukan pada suhu 60 ºC selama 40 menit tapi 30 menit. 

C. Jawaban Anda salah, karena Enterokoki memiliki kemampuan bertahan hidup bukan pada suhu 70 ºC tapi 60 ºC selama 30 menit. 

D. Jawaban Anda salah, karena Enterokoki memiliki kemampuan bertahan hidup bukan pada suhu 70 ºC selama 40 menit tapi 60 ºC selama 30 menit. 


Kunci Jawaban Soal No. 9

A. Jawaban Anda salah, karena jawaban tersebut bukan merupakan alasan dipilihnya Enterokoki sebagai indeks mutu sanitasi makanan dari berbagai jenis. 

B. Jawaban Anda salah, karena jawaban tersebut bukan merupakan alasan dipilihnya Enterokoki sebagai indeks mutu sanitasi makanan dari berbagai jenis. 

C. Jawaban Anda benar 

D. Jawaban Anda salah, karena jawaban tersebut bukan merupakan alasan dipilihnya Enterokoki sebagai indeks mutu sanitasi makanan dari berbagai jenis. 


Kunci Jawaban Soal No. 10

A. Jawaban Anda salah karena mikroba mati juga ikut terhitung. 

B. Jawaban Anda salah karena mikroba hidup juga ikut terhitung. 

C. Jawaban Anda benar 

D. Jawaban Anda salah karena masalah tersebut tidak ada kaitannya dengan pH. 


Kunci Jawaban Soal No. 11

A. Jawaban Anda salah karena rentang waktu 38 – 42 jam masih lebih rendah daripada rentang waktu yang dikehendaki. 

B. Jawaban Anda benar. 

C. Jawaban Anda salah karena rentang waktu 79 – 85 jam lebih tinggi daripada rentang waktu yang dikehendaki. 

D. Jawaban Anda salah karena rentang waktu 79 – 85 jam lebih tinggi daripada rentang waktu yang dikehendaki. 


Kunci Jawaban Soal No. 12

A. Jawaban Anda salah. Pengendalian mikroba dengan menggunakan panas kering mampu menghilangkan seluruh bentuk mikroba. 

B. Jawaban Anda salah. Pengendalian mikroba dengan menggunakan panas kering mampu menghilangkan seluruh bentuk mikroba. 

C. Jawaban Anda salah. Pengendalian mikroba dengan menggunakan panas kering mampu menghilangkan seluruh bentuk mikroba. 

D. Jawaban Anda benar 


Kunci Jawaban Soal No. 13

A. Jawaban Anda salah. Lemari es rumah tangga pada umumnya mempunyai suhu 10 – 15 °C sehingga masih masuk dalam selang suhu zone bahaya (5 – 65 °C). Suhu 8 °C pun masih masuk dalam selang suhu zone bahaya. 

B. Jawaban Anda salah. Lemari es rumah tangga pada umumnya mempunyai suhu 10 – 15 °C sehingga masih masuk dalam selang suhu zone bahaya (5 – 65 °C). Suhu 6 – 8 °C pun masih masuk dalam selang suhu zone bahaya. 

C. Jawaban Anda salah. Lemari es rumah tangga pada umumnya mempunyai suhu 10 – 15 °C sehingga masih masuk dalam selang suhu zone bahaya (5 – 65 °C). Suhu 5 – 7 °C pun masih masuk dalam selang suhu zone bahaya. 

D. Jawaban Anda benar, karena suhu sedikit di bawah 5 °C berada di luar selang suhu zone bahaya. 


Kunci Jawaban Soal No. 14

A. Jawaban Anda benar, karena penutupan makanan panas dengan kain muslin tidak menghambat penurunan panas. 

B. Jawaban Anda salah, karena penutupan makanan panas dengan kertas coklat tebal menghambat penurunan panas. 

C. Jawaban Anda salah, karena penutupan makanan panas dengan plastik menghambat penurunan panas 

D. Jawaban Anda salah, karena penutupan makanan panas dengan aluminium foil menghambat penurunan panas. 


Kunci Jawaban Soal No. 15

A. Jawaban Anda benar. 

B. Jawaban Anda salah. Daging dan ikan tergolong makanan mudah rusak, karena itu jika batas penyimpanannya 4 hari terlalu lama. 

C. Jawaban Anda salah. Daging dan ikan tergolong makanan mudah rusak, karena itu jika batas penyimpanannya 5 hari terlalu lama. 

D. Jawaban Anda salah.  Daging dan ikan tergolong makanan mudah rusak, karena itu jika batas penyimpanannya 6 hari terlalu lama. 


Kunci Jawaban Soal No. 16

A. Jawaban Anda benar. 

B. Jawaban Anda salah, karena tujuan pemisahan penyimpanan daging masak dan mentah dalam lemari es harus bukan dimaksudkan untuk menghindari terjadinya perubahan rasa. 

C. Jawaban Anda salah, karena tujuan pemisahan penyimpanan daging masak dan mentah dalam lemari es harus bukan dimaksudkan untuk menghindari terjadinya perubahan aroma. 

D. Jawaban Anda salah, karena tujuan pemisahan penyimpanan daging masak dan mentah dalam lemari es harus bukan dimaksudkan untuk menghindari terjadinya hambatan dalam proses pendinginan. 


Kunci Jawaban Soal No. 17

A. Jawaban Anda salah, karena kehilangan total gula meningkat atau rasa manis menurun pada penyimpanan dengan suhu dingin (32 °F). 

B. Jawaban Anda salah, karena lama penyimpanan berbanding lurus dengan persentase kehilangan total gula. 

C. Jawaban Anda benar. 

D. Jawaban Anda salah, karena lama penyimpanan berbanding lurus dengan persentase hilangnya total gula, artinya jagung muda semakin lama disimpan semakin tidak manis. 


Kunci Jawaban Soal No. 18

A. Jawaban Anda benar 

B. Jawaban Anda salah, karena dengan menurunkan tekanan titik didih air menjadi lebih rendah daripada 100 °C. 

C. Jawaban Anda salah. Penambahan larutan gula dapat meningkatkan titik didih tapi akan mengubah cita rasa. 

D. Jawaban Anda salah. Penambahan larutan garam dapur dapat meningkatkan titik didih tapi akan mengubah cita rasa. 


Kunci Jawaban Soal No. 19

A. Jawaban Anda salah, karena pada suhu tersebut penetrasi panas masih belum efektif. 

B. Jawaban Anda salah, karena pada suhu tersebut penetrasi panas masih belum efektif. 

C. Jawaban Anda salah, karena pada suhu tersebut penetrasi panas masih belum efektif. 

D. Jawaban Anda benar. 


Kunci Jawaban Soal No. 20

A. Jawaban Anda salah, karena microwave cooking tidak menggunakan panas sebagai sumber energi tetapi radiasi elektromegnetik. 

B. Jawaban Anda salah, karena microwave cooking tidak menggunakan panas sebagai sumber energi tetapi radiasi elektromegnetik. 

C. Jawaban Anda benar, karena dengan penetrasi yang sempurna oleh gelombang pendek akan dihasilkan efek pematangan yang sempurna. 

D. Jawaban Anda salah. karena microwave cooking tidak menghasilkan energi magnetil tetapi elektromegnetik. 



Sumber Latihan Mandiri Universitas Terbuka

Soal Latihan Mandiri Sanitasi Dalam Penanganan Pangan PANG4317

Soal Latihan Mandiri Sanitasi Dalam Penanganan Pangan PANG4317

10:29:00 am Add Comment

Soal Latihan Mandiri Sanitasi Dalam Penanganan Pangan PANG4317


Sobat, salah satu cara untuk mengukur kemampuan kita dalam menyerap materi adalah dengan mengerjakan soal latihan. Kali ini soal yang diberikan adalah Soal Latihan Mandiri Sanitasi Dalam Penanganan Pangan PANG4317 Universitas Terbuka. Soal ini berisi 20 soal pilihan ganda. Untuk mempermudah siapkanlah kertas dan pensil, kemudian tulis jawaban anda pada kertas setelah itu cek pada halaman kunci jawaban, jawaban anda benar berapa. Jika skor anda diatas 80% berarti anda sudah menguasai materi, jika skor anda dibawah 80% berarti anda harus membaca dan memahami materi kembali. Cara menghitung skor adalah: Jumlah jawaban benar dibagi jumlah soal dikali 100%. Selamat Mengerjakan.



Soal Pilihan Ganda


Petunjuk: Untuk soal-soal berikut, pilihlah satu jawaban yang paling tepat!


1. Rodentisida termasuk kontaminan yang bersifat …. 

 

A. alamiah.  

B. mikrobiologis.  

C. kimia.  

D. fisik.  


2. Cara bakteri mempertahankan diri dari kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan adalah dengan cara …. 


A. membentuk spora.  

B. mengecilkan ukuran.  

C. membentuk toksin  

D. membentuk koloni.  


3. Dari beberapa pernyataan berikut, yang benar adalah …. 


A. sebagian besar bakteri yang membahayakan manusia dapat membentuk spora.  

B. bakteri berkembang biak dengan membentuk spora.  

C. dalam kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan bakteri membelah diri.  

D. spora bakteri tidak tahan terhadap perebusan.  


4. Kasus keracunan makanan yang disebabkan infeksi bakteri dapat terjadi karena …. 


A. racun dari bakteri ikut tertelan.  

B. bakteri aktif dan hidup tertelan bersama makanan.  

C. makanan kurang matang.  

D. proses pemanasan yang belum sempurna setelah makanan didinginkan.  


5. Berikut ini merupakan rangkaian kejadian yang tidak berurutan: 


a. tangan pekerja menyentuh makanan. 

b. terjadi kontaminasi pada makanan. 

c. makanan dikonsumsi sehingga timbul keracunan makanan. 

d. bakteri berkembang biak dalam makanan. 

e. feses di tangan pekerja tidak tercuci bersih. 

f. Eschericia coli di tangan pekerja. 


Urutan yang benar hingga menimbulkan keracunan makanan adalah …. 


A. e – a – f – b – d – c.  

B. a – e – f – b – d – c.  

C. e – f – a – b – d – c.  

D. a – b – e – f – d – c.  


6. Makanan berikut ini tidak disukai bakteri, kecuali …. 


A. gelatin.  

B. selai manis.  

C. buah jeruk.  

D. margarin.  


7. Walaupun sama-sama sebagai anggota famili Enterobacteriaceae, kelompok koliform memiliki kekhasan sendiri, yaitu …. 


A. mampu memfermentasi laktosa.  

B. berkemampuan membelah diri.  

C. dapat membentuk spora.  

D. tidak terlalu membahayakan manusia.  


8. Yang membedakan Enterokoki dengan Streptokoki grup D lainnya antara lain adalah kemampuannya bertahan hidup pada suhu …. 


A. 60 ºC selama 30 menit.  

B. 60 ºC selama 40 menit.  

C. 70 ºC selama 30 menit.  

D. 70 ºC selama 40 menit.  


9. Dengan adanya Enterokoki dalam berbagai jenis makanan maka dusulkan sebagai indeks mutu sanitasi makanan bukan hanya Koliform tetapi juga Enterokoki. Alasannya karena Enterokoki …. 


A. lebih mudah diamati.  

B. hidupnya berkoloni.  

C. lebih resisten terhadap perubahan lingkungan.  

D. berjumlah lebih banyak daripada Koliform.  


10. Jika jumlah total mikroba ditentukan dengan metode mikroskopis maka yang terhitung adalah mikroba…. 


A. hidup saja.  

B. mati saja.  

C. hidup dan mati.  

D. hidup dan tahan pH asam.  


11. Untuk menghitung jumlah mesofilik dengan menggunakan teknik ‘Hitungan Cawan’, suhu inkubasi yang digunakan adalah 30 – 37 °C dan dilakukan selama …. 

 

A. 38 – 42 jam.  

B. 48 – 72 jam.  

C. 79 – 85 jam.  

D. 80 – 85 jam.  


12. Jumlah mikroba yang yang dapat dikendalikan dengan menggunakan panas kering adalah sebesar…. 


A. 70%.  

B. 80%.  

C. 90%.  

D. 100%.  


13. Pada umumnya lemari es rumah tangga kurang baik sebagai tempat menyimpan makanan kecuali jika suhu dapat dibuat menjadi …. 


A. sekitar 8 °C.  

B. antara 6 – 8 °C.  

C. antara 5 – 7 °C.  

D. sedikit di bawah 5 °C  


14. Sementara menungggu menurunnya suhu makanan panas yang akan dimasukkan lemari es, makanan tersebut harus ditutup agar terhindar dari kontaminasi udara di sekelilingnya. Penutup yang digunakan sebaiknya adalah …. 


A. kain muslin.  

B. kertas coklat tebal.  

C. plastik.  

D. aluminium foil.  


15. Penyimpanan daging dan ikan dalam lemari es hendaknya tidak lebih dari …. 

 

A. 3 hari.  

B. 4 hari.  

C. 5 hari.  

D. 6 hari.  


16. Antara daging masak dan mentah, penyimpanannya dalam lemari es harus dipisahkan. Tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya …. 

 

A. kontaminasi silang.  

B. perubahan rasa.  

C. perubahan aroma.  

D. hambatan dalam proses pendinginan.  


17. Perubahan rasa manis pada jagung muda selama penyimpanan disajikan pada tabel berikut ini. 


Lama penyimpanan  % hilangnya total gula pada suhu


(jam) 32 °F 68 °F 

  

24  8.1  25.6 


48 14.5  45.7


72 18.0 55.5


96 22.0 62.1

 

Sumber: Potter (1973) 


Pernyataan yang benar berkenaan dengan tabel di atas adalah... 


A. jagung muda tidak mengalami penurunan rasa manis walaupun disimpan dalam waktu lama asalkan digunakan suhu dingin.  

B. lama penyimpanan berbanding terbalik dengan persentase kehilangan total gula.  

C. semakin dingin suhu penyimpanan jagung muda, semakin kecil persentase kehilangan total gula.  

D. lama penyimpanan berbanding lurus dengan tingkat kemanisan.  


18. Untuk meningkatkan titik didih air sehingga lebih efektif dalam membunuh mikroba adalah dengan cara …. 


A. menaikkan tekanan.  

B. menurunkan tekanan.  

C. menambah larutan gula.  

D. menambah larutan garam dapur.  


19. Suhu terendah bagian tengah untuk makanan yang telah dibekukan, agar aman untuk dimasak adalah... 


A. 2 °C.  

B. 3 °C.  

C. 4 °C.  

D. 5 °C.  


20. Salah satu metode pemasakan paling aman adalah dengan microwave cooking, karena microwave cooking menggunakan…. 


A. panas yang lebih tinggi daripada oven biasa.  

B. panas yang lebih rendah daripada oven biasa  

C. gelombang pendek yang mampu mempenetrasi secara sempurna.  

D. gelombang pendek yang menghasilkan  energi magnetik.  



Untuk mengetahui jawabannya silahkan buka halaman Kunci Jawaban Soal Latihan Mandiri Sanitasi Dalam Penanganan Pangan PANG4317



Sumber Latihan Mandiri Universitas Terbuka


Kunci Jawaban Soal Latihan Mandiri Nutrifikasi Pangan PANG4311

Kunci Jawaban Soal Latihan Mandiri Nutrifikasi Pangan PANG4311

10:28:00 am Add Comment

Kunci Jawaban Soal Latihan Mandiri Nutrifikasi Pangan PANG4311


Sobat, salah satu cara untuk mengukur kemampuan kita dalam menyerap materi adalah dengan mengerjakan soal latihan. Setelah anda mengerjakan Soal Latihan Mandiri Nutrifikasi Pangan PANG4311 Universitas Terbuka yang berisi 45 soal pilihan ganda. Berikut adalah Kunci Jawaban Soal Latihan Mandiri Nutrifikasi Pangan PANG4311, Untuk itu buka kertas yang berisi jawaban yang sudah anda kerjakan, silahkan periksa jawaban anda dan cocokan dengan kunci jawaban. Jika skor anda diatas 80% berarti anda sudah menguasai materi, jika skor anda dibawah 80% berarti anda harus membaca dan memahami materi kembali. Cara menghitung skor adalah: Jumlah jawaban benar dibagi jumlah soal dikali 100%.



Kunci Jawaban Soal No. 1

A. Jawaban Anda benar, karena rata-rata terdapat sebanyak 16% nitrogen dalam suatu protein.   

B. Jawaban Anda salah, yang tepat adalah 16% 

C. Jawaban Anda salah, yang tepat adalah 16% 

D. Jawaban Anda salah, yang tepat adalah 16% 


Kunci Jawaban Soal No. 2

A. Jawaban Anda salah, karena albumin termasuk kelompok protein berdasarkan kelarutannya.

B. Jawaban Anda benar, karena kolagen merupakan protein yang berguna untuk membentuk struktur jaringan pada tulang rawan yang termasuk dalam kelompok protein fibrosa. 

C. Jawaban Anda salah, karena globulin termasuk kelompok protein berdasarkan kelarutannya 

D. Jawaban Anda salah, karena glutelin termasuk kelompok protein berdasarkan kelarutannya. 


Kunci Jawaban Soal No. 3

A. Jawaban Anda salah, karena sama halnya dengan enzim tripsin, enzim kimotripsin merupakan enzim aktif. 

B. Jawaban Anda salah, karena lipase merupakan enzim pencernaan yang aktif. 

C. Jawaban Anda salah, karena enzim tripsin adalah enzim pencernaan yang sudah aktif. 

D. Jawaban Anda benar, karena tripsinogen adalah enzim pencernaan yang dijumpai dalam bentuk prekursor inaktif (zimogen). Enzim ini akan aktif apabila kontak dengan mukosa usus halus. 


Kunci Jawaban Soal No. 4

A. Jawaban Anda benar, karena daya cerna dan kandungan asam amino esensial merupakan faktor-faktor yang dapat menentukan nilai gizi protein. 

B. Jawaban Anda salah, karena kandungan asam amino non esensial bukan faktor yang menentukan nilai gizi protein. 

C. Jawaban Anda salah, karena asam amino non esensial tidak termasuk dalam faktor penentu nilai gizi protein. 

D. Jawaban Anda salah, karena asam amino gelatin merupakan jenis asam amino hewani yang mengandung nilai gizi rendah. 


Kunci Jawaban Soal No. 5

A. Jawaban Anda benar, karena prinsip metode Kjeldahl adalah oksidasi senyawa organik oleh asam sulfat untuk membentuk karbondioksida dan air, serta melepaskan nitrogen dalam bentuk amonia. 

B. Jawaban Anda salah, karena dalam metode kjedahl yang dilepaskan adalah nitrogen dalam bentuk amonia. 

C. Jawaban Anda salah, karena senyawa yang dilepaskan pada metode kjeldahl adalah nitrogen dalam bentuk amonia. 

D. Jawaban Anda salah, karena senyawa yang dilepaskan pada prinsip metode kjedahl adalah nitrogen bukan belerang. 


Kunci Jawaban Soal No. 6

A. Jawaban Anda salah, karena skor kimia merupakan metode dalam menilai suatu mutu gizi protein denga membandingkan asam-asam amino yang terkandung dalam protein tersebut dengan yang terkandung dalam protein telur sebagai standar. 

B. Jawaban Anda salah, karena asam amino pembatas merupakan istilah untuk asam amino esensial yang paling defisien. 

C. Jawaban Anda benar, karena indeks asam amino esensial merupakan metode perhitungan nilai gizi suatu protein dengan cara mengintegrasikan semua asam amino esensial.

D. Jawaban Anda salah, karena asam amino esensial protein standar merupakan asam amino esensial yang dijadikan sebagai standar dalam perhitungan skor kimia protein. Biasanya yang dijadikan sebagai asam amino esensial protein standar adalah telur. 


Kunci Jawaban Soal No. 7

A. Jawaban Anda salah, karena umumnya tikus yang digunakan adalah tikus-tikus yang baru di sapih, yaitu berumur 21-23 hari 

B. Jawaban Anda benar, karena umur tikus yang paling umum digunakan adalah tikus yang baru disapih (berumur 21-23 hari). 

C. Jawaban Anda salah, karena umur yang tepat untuk tikus yang akan digunakan untuk percobaan adalah berkisar dari 21-23 hari. 

D. Jawaban Anda salah, karena tikus yang baik digunakan untuk percobaan berusia 21-23 hari 


Kunci Jawaban Soal No. 8

A. Jawaban Anda salah, karena tikus yang digunakan adalah tikus jantan dari strain yang sama. 

B. Jawaban Anda benar, karena jenis tikus yang digunakan untuk menentukan PER adalah tikus jantan yang disapih dari strain yang sama. 

C. Jawaban Anda salah, karena tikus yang digunakan adalah tikus jantan. 

D. Jawaban Anda salah, karena tikus yang tepat untuk menentukan PER adalah tikus jantan. 


Kunci Jawaban Soal No. 9

A. Jawaban Anda salah, karena metode nilai biologis pertama kali menggunakan manusia 

B. Jawaban Anda benar, karena subyek yang pertama kali digunakan adalah manusia 

C. Jawaban Anda salah, karena metode nilai biologis pertama kali diterapkan menggunakan manusia sebagai subyek. 

D. Jawaban Anda salah, karena metode nilai biologis pertama kali diterapkan menggunakan manusia sebagai subyek. 


Kunci Jawaban Soal No. 10

A. Jawaban Anda benar, karena NPU adalah perbandingan antara jumlah nitrogen yang tertinggal dengan jumlah nitrogen yang dikonsumsi. 

B. Jawaban Anda salah, karena definisi istilah di atas merupakan definisi NPU 

C. Jawaban Anda salah, karena daya cerna protein adalah jumlah nitrogen yang dikonsumsi dikurangi dengan jumlah nitrogen dalam feses, dibagi dengan jumlah nitrogen yang dikonsumsi. 

D. Jawaban Anda salah, karena nitrogen endogen adalah N dalam urin yang bukan berasal dari makanan. 


Kunci Jawaban Soal No. 11

A. Jawaban Anda salah, karena asam amino DL-metionin cocok untuk suplementasi asam amino pada kacang-kacangan. 

B. Jawaban Anda salah, karena metionin bentuk D dapat digunakan untuk suplementasi asam amino pada kacang-kacangan. 

C. Jawaban Anda salah, karena asam amino analog hidroksi DL-metionin cocok untuk suplementasi asam amino pada kacang-kacangan. 

D. Jawaban Anda benar, karena asam amino L-lisinmonoklorida dapat digunakan untuk suplementasi pada serealia. 

 

Kunci Jawaban Soal No. 12

A. Jawaban Anda benar, karena penambahan tepung kedelai terhadap nilai PER protein jagung dapat meningkatkan nilai gizi protein jagung 

B. Jawaban Anda salah, karena dari hasil percobaan yang dilakukan oleh Bressani (1975) penambahan tepung kedelai terhadap nilai PER menunjukkan peningkatan nilai gizi protein. 

C. Jawaban Anda salah, karena penambahan tepung kedelai terhadap nilai PER protein jagung dapat meningkatkan nilai gizi protein jagung. 

D. Jawaban Anda salah, karena penambahan tepung kedelai terhadap nilai PER protein jagung tidak bersifat racun. 


Kunci Jawaban Soal No. 13

A. Jawaban Anda salah, karena pada kasus tersebut tidak menyebabkan suplementasi. 

B. Jawaban Anda salah, karena pada kasus tersebut tidak terjadi komplementasi protein. 

C. Jawaban Anda salah, karena pada kasus tersebut tidak terjadi suplementasi maupun komplementasi protein. 

D. Jawaban Anda benar, karena percobaan pada tikus menggunakan dua macam protein yang mengandung asam amino yang sama menyebabkan tidak terjadi suplementasi maupun komplementasi protein. 


Kunci Jawaban Soal No. 14

A. Jawaban Anda salah, karena membantu penyerapan vitamin larut lemak adalah fungsi lemak. 

B. Jawaban Anda salah, karena mensuplai zat gizi merupakan fungsi lemak 

C. Jawaban Anda salah, karena yang ditanyakan bukan fungsi lemak

D. Jawaban Anda benar, karena vitamin C larut dalam air. Lemak berfungsi sebagai vitamin larut lemak, seperti vitamin A,D,E,K. 


Kunci Jawaban Soal No. 15

A. Jawaban Anda benar, karena minyak kelapa merupakan contoh minyak dari grup asam laurat. 

B. Jawaban Anda salah, karena minyak biji kapas termasuk dalam grup asam linolenat. 

C. Jawaban Anda salah, karena lemak susu termasuk grup erusat 

D. Jawaban Anda salah, karena minyak olive tergolong dalam grup linolenat. 


Kunci Jawaban Soal No. 16

A. Jawaban Anda salah, karena minyak olive berasal dari buah pohon olive. 

B. Jawaban Anda salah, karena minyak sawit berasal dari buah sawit 

C. Jawaban Anda benar, karena bunga saf diperoleh dari biji tanaman saf. 

D. Jawaban Anda salah, karena minyak kelapa berasal dari daging buah kelapa yang dikeringkan. 


Kunci Jawaban Soal No. 17

A. Jawaban Anda salah, karena minyak ikan memiliki jumlah atom karbon sebanyak 20 

B. Jawaban Anda salah, karena minyak babi memiliki atom karbon sebanyak 20 

C. Jawaban Anda salah, karena minyak canola memiliki atom karbon sebanyak 22 

D. Jawaban Anda benar, karena minyak kelapa merupakan sumber MCT. 


Kunci Jawaban Soal No. 18

A. Jawaban Anda benar, karena hidrolisis minyak kelapa menghasilkan asam-asam lemak bebas dan gliserol 

B. Jawaban Anda salah, penggabungan asam-asam lemak rantai medium dilakukan setelah tahap fraksinasi 

C. Jawaban Anda salah, karena pemisahan gliserol dilakukan stelah tahap hidrolisis minyak kelapa

D. Jawaban Anda salah karena, fraksinasi asam-asam lemak bebas dilakukan setelah tahap pemisahan gliserol. 


Kunci Jawaban Soal No. 19

A. Jawaban Anda salah, karena fat replacer adalah istilah lain dari pengganti lemak 

B. Jawaban Anda salah, karena fat subtitute istilah lain dari pensubtitusi lemak. 

C. Jawaban Anda salah, karena fat mimetik istilah lain dari mimetik lemak. 

D. Jawaban Anda benar, ktarena low calori fat merupakan istilah lain dari lemak berkalori rendah. 


Kunci Jawaban Soal No. 20

A. Jawaban Anda benar, karena maltodekstrin memiliki berat yang sama dengan margarin. 

B. Jawaban Anda salah, karena minyak silikon merupakan minyak cair polimerik yang memiliki sifat fisik mirip minyak ikan. 

C. Jawaban Anda salah, karena bahan pengganti lemak atau minyak yang seluruhnya terdiri dari protein 

D. Jawaban Anda salah. karena poliester gliserin mempunyai struktur mirip minyak atau lemak namun jumlah poliester gliserin yang dapat diserap oleh usus lebih rendah dibanding minyak jagung. 

 

Kunci Jawaban Soal No. 21

A. Jawaban Anda benar, karena gum termasuk serat pangan larut. 

B. Jawaban Anda salah, kutin termasuk dalam serat pangan tidak larut seperti selulosa, lignin, dsb 

C. Jawaban Anda salah, karena lignin termasuk serat pangan tidak larut. 

D. Jawaban Anda salah, karena selulosa merupakan serat pangan yang tidak larut.


Kunci Jawaban Soal No. 22

A. Jawaban Anda salah, karakteristik dari menu kaya akan serat pangan adalah kekambaan tinggi. 

B. Jawaban Anda . Jawaban Anda salah, karena karakteristik menu kaya akan serat pangan mengandung lemak nabati dengan kadar rendah. 

C. Jawaban Anda benar, karena salah satu menu yang kaya akan serat pangan adalah protein nabati banyak dibandingkan protein hewani. 

D. Jawaban Anda salah, karena karakteristik dari menu kaya akan serat pangan adalah proporsi karbohidrat kompleks tinggi dibandingkan dengan gula sederhana. 


Kunci Jawaban Soal No. 23

A. Jawaban Anda salah, karena sawi putih mengandung kadar IDF rendah 

B. Jawaban Anda salah, karena kubis termasuk sayuran yang mengandung serat IDF rendah 

C. Jawaban Anda benar, karena kangkung merupakan contoh makanan yang mengandung serat IDF rendah. 

D. Jawaban Anda salah, karena mentimun mengandung kadar serat IDF rendah. 


Kunci Jawaban Soal No. 24

A. Jawaban Anda salah, karena serat pangan dalam mulut berperan memperlambat laju konsumsi makanan. 

B. Jawaban Anda benar, karena salah satu peranan serat pangan di dalam mulut adalah meransang pengeluaran saliva. 

C. Jawaban Anda salah, karena menurunkan laju pencernaan merupakan fungsi serat makanan di dalam lambung 

D. Jawaban Anda salah, karena fungsi serat justru memperlambat pengosongan lambung. 


Kunci Jawaban Soal No. 25

A. Jawaban Anda benar, karena serat pangan akan memperlambat penyerapan glukosa sehingga menurunkan postprandial glycemia 

B. Jawaban Anda salah, karena serat pangan dapat memperbaiki metabolisme glukosa 

C. Jawaban Anda salah, karena serat pangan dapat meningkatkan kemampuan menempelnya insulin. 

D. Jawaban Anda salah, karena serat pangan tidak merusak reseptor jaringan insulin. 


Kunci Jawaban Soal No. 26

A. Jawaban Anda salah, karena cookies termasuk makanan yang disuplementasi dengan serat pangan. 

B. Jawaban Anda salah, crackers tergolong dalam makanan yang disuplementasi dengan serat pangan 

C. Jawaban Anda benar, karena nasi bukan merupakan contoh produk pangan yang disuplementasi dengan serat pangan

D. Jawaban Anda salah, karena roti termasuk dalam makanan yang disuplementasi dengan serat pangan 


Kunci Jawaban Soal No. 27

A. Jawaban Anda benar, karena salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam suplementasi serat pangan adalah adanya penambahan serat pangan tidak mengubah penerimaan produk oleh konsumen. 

B. Jawaban Anda salah, karena warna termasuk faktor organoleptik yang tidak boleh berubah. 

C. Jawaban Anda salah, karena rasa termasuk dalam faktor organoleptik yang tidak boleh berubah. 

D. Jawaban Anda salah, karena aroma termasuk dalam faktor organoleptik yang diusahakan tidak berubah. 


Kunci Jawaban Soal No. 28

A. Jawaban Anda salah, karena metode deterjen merupakan metode penentuan serat pangan menggunakan deterjen. 

B. Jawaban Anda salah, karena metode crude fiber merupakan metode penentuan kadar serat pangan dengan metode AOAC. 

C. Jawaban Anda salah, karena metode fraksinasi dalam penentuan kadar serat pangan tidak menggunakan enzim. 

D. Jawaban Anda benar, karena metode enzimatis memanfaatkan enzim amilase dalam penentuan serat pangan 


Kunci Jawaban Soal No. 29

A. Jawaban Anda benar, karena vitamin asetat merupakan bentuk komersial yang terpenting dari vitamin A. 

B. Jawaban Anda salah, karena istilah vitamin A malat tidak ditemukan. 

C. Jawaban Anda salah, karena menadione merupakan bentuk komersial yang terpenting dari kelompok vitamin K 

D. Jawaban Anda salah, karena beta-karoten merupakan bentuk komersial yang terpenting dari provitamin A 


Kunci Jawaban Soal No. 30

A. Jawaban Anda salah, karena vitamin A tidak stabil dengan adanya O2 

B. Jawaban Anda salah, karena vitamin A tidak stabil terhadap sinar ultraviolet. 

C. Jawaban Anda salah, karena vitamin A cukup stabil pada suhu sedang 

D. Jawaban Anda benar, karena vitamin A tidak stabil pada suhu sedang. 


Kunci Jawaban Soal No. 31

A. Jawaban Anda benar, karena pentingnya pemilihan pangan pembawa untuk suplementasi vitamin larut lemak agar tujuan suplementasi tercapai tanpa perubahan budaya makan. 

B. Jawaban Anda salah, karena pemilihan pangan pembawa untuk suplementasi vitamin agar tujuan suplementasi tercapai tanpa perubahan budaya makan. 

C. Jawaban Anda salah, karena tujuan dari suplementasi vitamin tidak mempengaruhi masyarakat untuk tidak tergantung pada budaya makan. 

D. Jawaban Anda salah, karena tujuan suplementasi vitamin adalah agar tujuan suplementasi tercapai tanpa adanya perubahan pada budaya makan. 


Kunci Jawaban Soal No. 32

A. Jawaban Anda benar, karena asam askorbat adalah bentuk komersial yang terpenting dari vitamin C. 

B. Jawaban Anda salah, karena asam folat merupakan bentuk komersial terpenting dari asam folat. 

C. Jawaban Anda salah, karena asam nikotinat merupakan bentuk komersial yang terpenting dari niasin. 

D. Jawaban Anda salah, karena sodium fosfat merupakan bentuk komersial yang terpenting dari vitamin B2 


Kunci Jawaban Soal No. 33

A. Jawaban Anda salah, karena vitamin Tiamin cukup stabil dalam larutan asam 

B. Jawaban Anda salah, karena Tiamin cukup stabil terhadap panas 

C. Jawaban Anda salah, karena sulfit tidak tahan terhadap sulfit. 

D. Jawaban Anda benar, karena Tiamin dapat mengalami terdegradasi oleh tiaminase 


Kunci Jawaban Soal No. 34

A. Jawaban Anda benar, karena jenis bahan dapat mempengaruhi proses suplementasi pangan.

B. Jawaban Anda salah, karena kondisi lingkungan tempat bahan akan disuplementasikan tidak mempengaruhi proses suplementasi 

C. Jawaban Anda salah, karena suhu tidak termasuk faktor yang mempengaruhi proses suplementasi pangan. 

D. Jawaban Anda salah, karena jenis vitamin tidak termasuk faktor yang mempengaruhi proses suplementasi makanan. 


Kunci Jawaban Soal No. 35

A. Jawaban Anda salah, komponen material genetik dan fosfolifida merupakan fungsi fisiologis dari fosfor. 

B. Jawaban Anda salah, karena kofaktor berbagai reaksi merupakan fungsi fisiologis dari magnesium. 

C. Jawaban Anda benar, karena komponen berbagai vitamin merupakan fungsi fisiologis sulfur. 

D. Jawaban Anda salah, keseimbangan cairan dan asam basa merupakan fungsi fisiologis dari sodium. 


Kunci Jawaban Soal No. 36

A. Jawaban Anda benar, karena kelarutan mineral merupakan hal yang perlu diperhatikan untuk menghindari perubahan warna dalam proses fortifikasi mineral. 

B. Jawaban Anda salah, karena komposisi bahan pangan tidak berpengaruh dalam fortifikasi mineral 

C. Jawaban Anda salah, banyaknya bahan tidak mempengaruhi proses fortifikasi mineral 

D. Jawaban Anda salah, karena suhu bahan pangan tidak termasuk dalam faktor yang perlu diperhatikan pada proses fortikasi mineral. 


Kunci Jawaban Soal No. 37

A. Jawaban Anda benar, karena densitas muatan merupakan salah satu sifat penting yang perlu dipertimbangkan berkaitan dengan bioavailabilitas mineral 

B. Jawaban Anda salah, karena pangan pembawa bukan sifat yang perlu diperhatikan berkaitan dengan bioavailabilitas. 

C. Jawaban Anda salah, karena suhu tidak termasuk dalam faktor yang penting berkaitan dengan bioavailabilitas. 

D. Jawaban Anda salah, titik didih bahan tidak termasuk faktor yang perlu diperhatikan. 


Kunci Jawaban Soal No. 38

A. Jawaban Anda salah, karena keju termasuk pangan pembawa 

B. Jawaban Anda salah, karena susu juga termasuk dalam pangan pembawa 

C. Jawaban Anda salah, karena gula tergolong pangan pembawa 

D. Jawaban Anda benar, karena singkong bukan merupakan contoh makanan pembawa. 


Kunci Jawaban Soal No. 39

A. Jawaban Anda benar, karena fortifikasi mineral mikro pada beras dimana vitamin dicampur dengan tepung serealia menggunakan agen pengikat berdasarkan metode ekstrusi. 

B. Jawaban Anda salah, karena contoh pada beras dimana vitamin disemprotkan menyelimuti biji adalah menggunakan metode pelapisan. 

C. Jawaban Anda salah, karena fortifikasi gula ini menerapkan metode pelekatan 

D. Jawaban Anda salah, karena contoh tepung serealia dan olahnnya menggunakan metode pencampuran kering. 


Kunci Jawaban Soal No. 40

A. Jawaban Anda benar, karena selama blending merupakan contoh saat yang tepat untuk penambahan zat gizi mikro pada minyak sayur 

B. Jawaban Anda salah, karena saat penambahan sebelum chuming tepat untuk produk margarin 

C. Jawaban Anda salah, karena penambahan sebelum instanisasi cocok untuk susu bubuk 

D. Jawaban Anda salah, karena penambahan selama blending cocok untuk produk olahan keju. 


Kunci Jawaban Soal No. 41

A. Jawaban Anda salah, karena tidak adanya bau merupakan keuntungan. 

B. Jawaban Anda benar, karena hal ini merugikan karena jika pH lebih dari 3,0 aktivitas bakterisidal menurun dengan cepat. 

C. Jawaban Anda salah, karena pembentukan residu film anti bakteri merupakan keuntungan. 

D. Jawaban Anda salah, karena toksisitas yang relatif rendah merupakan keuntungan. 


Kunci Jawaban Soal No. 42

A. Jawaban Anda salah, karena 10 mg/hari merupakan batas aman konsumsi zat besi untuk laki-laki1 

B. Jawaban Anda salah, karena15 mg/hari merupakan batas aman konsumsi seng 

C. Jawaban Anda salah, karena 70 mg/hari merupakan batas aman konsumsi selenium 

D. Jawaban Anda benar, karena untuk mineral cobalt batas aman konsumsi tidak ada.


Kunci Jawaban Soal No. 43

A. Jawaban Anda salah, karena adanya ion Fe dapat meningkatkan degradasi vitamin. 

B. Jawaban Anda salah, karena mengkatalis ketengikan minyak merupakan pengaruh Fe terhadap lemak. 

C. Jawaban Anda salah, karena dapat menimbulkan warna yang tidak dikehendaki tidak ada kaitannya dengan pengaruh Fe terhadap vitamin

D. Jawaban Anda benar, karena salah satu pengaruh ion Fe terhadap vitamin adalah meningkatkan degradasi retinol 


Kunci Jawaban Soal No. 44

A. Jawaban Anda salah, karena air minum termasuk contoh fortifikasi tunggal dengan Iodium 

B. Jawaban Anda salah, karena fortifikasi tunggal antara roti dengan Iodium telah dilakukan meskipun secara terbatas. 

C. Jawaban Anda salah, karena susu pernah difortifikasi tunggal dengan Iodium. 

D. Jawaban Anda benar, karena beras termasuk contoh fortifikasi ganda. 


Kunci Jawaban Soal No. 45

A. Jawaban Anda salah, karena goiter adalah istilah untuk menggambarkan membesarnya bagian leher akibat pembesaran kelenjar tiroid. 

B. Jawaban Anda benar, karena kretinisme merupakan penyakit yang disebabkan oleh defisiensi Iodium yang menyebabkan terganggunya  pertumbuhan fisik dan gangguan mental pada anak. 

C. Jawaban Anda salah, karena myxerdema adalah kondisi yang terjadi akibat kekurangan tiroksin dalam waktu lama. 

D. Jawaban Anda salah, karena hyperthyroidism ada kondisi di mana laju metabolik basal meningkat hingga 100% di atas normal. 



Sumber Latihan Mandiri Universitas Terbuka

Soal Latihan Mandiri Nutrifikasi Pangan PANG4311

Soal Latihan Mandiri Nutrifikasi Pangan PANG4311

10:27:00 am Add Comment

Soal Latihan Mandiri Nutrifikasi Pangan PANG4311


Sobat, salah satu cara untuk mengukur kemampuan kita dalam menyerap materi adalah dengan mengerjakan soal latihan. Kali ini soal yang diberikan adalah Soal Latihan Mandiri Nutrifikasi Pangan PANG4311 Universitas Terbuka. Soal ini berisi 45 soal pilihan ganda. Untuk mempermudah siapkanlah kertas dan pensil, kemudian tulis jawaban anda pada kertas setelah itu cek pada halaman kunci jawaban, jawaban anda benar berapa. Jika skor anda diatas 80% berarti anda sudah menguasai materi, jika skor anda dibawah 80% berarti anda harus membaca dan memahami materi kembali. Cara menghitung skor adalah: Jumlah jawaban benar dibagi jumlah soal dikali 100%. Selamat Mengerjakan.



Soal Pilihan Ganda


Petunjuk: Untuk soal-soal berikut, pilihlah satu jawaban yang paling tepat!



1. Kandungan nitrogen rata-rata dalam protein sebesar …. 


A. 16%.  

B. 14%.  

C. 13%  

D. 12%  


2. Protein di bawah ini yang termasuk dalam golongan protein berdasarkan struktur molekulnya adalah …. 


A. albumin 

B. kolagen

C. globulin

D. glutelin.  


3. Enzim yang berperan dalam metabolisme protein yang masih dalam bentuk prekursor inaktif adalah …. 


A. kimotripsin  

B. lipase  

C. tripsin  

D. tripsinogen.  


4. Faktor-faktor yang menentukan nilai gizi protein adalah …. 


A. Daya cerna dan kandungan asam amino esensial.  

B. Daya cerna dan kandungan asam amino non esensial.  

C. asam amino esensial dan asam amino non esensial.  

D. daya cerna dan asam amino gelatin.  


5. Prinsip metode Kjeldahl dalam menetapkan kadar nitrogen dalam bahan pangan adalah oksidasi senyawa organik oleh asam sulfat untuk membentuk karbondioksida dan air dengan melepaskan...<!--[endif]--> <!--[endif]--> 


A. nitrogen dalam bentuk amonia  

B. oksigen dalam bentuk amonium  

C. hidrogen dalam bentuk cair  

D. belerang dalam bentuk gas.  


6. Metode penghitungan nilai gizi suatu protein dengan cara mengintegrasikan semua asam amino esensial merupakan metode …. 

 

A. skor kimia

B. asam amino pembatas  

C. indeks asam amino esensial

D. asam amino esensian protein standar.  


7.Syarat umur tikus untuk percobaan dalam penelitian gizi dan makanan adalah …. 


A. 18-20 hari

B. 21-23 hari  

C. 24-25 hari  

D. 24-26 hari  


8. Gambaran yang tepat mengenai jenis tikus yang digunakan untuk menentukan PER adalah.... 


A. tikus jantan yang disapih dari strain yang berbeda  

B. tikus jantan yang disapih dari strain yang sama  

C. tikus betina yang disapih dari strain yang sama.  

D. tikus betina yang disapih dari strain yang berbeda  


9. Subyek yang digunakan pertama kali dalam metode Nilai Biologis dalam mengevaluasi suatu protein secara biologis adalah.... 


A. kelinci  

B. manusia  

C. monyet  

D. tikus  


10. Perbandingan antara jumlah nitrogen yang tertinggal dalam tubuh dengan jumlah nitrogen yang dikonsumsi merupakan definisi dari.... 


A. net protein utilization (NPU)  

B. nilai biologi (NB)

C. daya cerna (DC)  

D. nitrogen endogen.  


11. Asam amino yang dapat digunakan untuk suplementasi pada serealia adalah …. 


A. DL-metionin  

B. metionin bentuk D

C. analog hidroksi DL-metionin  

D. asam amino L-lisinmonoklorida.  


12. Pengaruh penambahan tepung kedelai terhadap nilai PER protein jagung adalah…. 


A. meningkatkan nilai gizi protein jagung  

B. menurunkan nilai gizi protein jagung  

C. tidak memiliki pengaruh  

D. bersifat meracuni


13. Percobaan pada tikus menggunakan dua macam protein yang mengandung asam amino pembatas yang sama dapat menyebabkan …. 


A. suplementasi.  

B. komplementasi.  

C. suplementasi tetapi tidak terjadi komplementasi  

D. tidak terjadi suplementasi maupun komplementasi protein.  


14. Yang bukan merupakan fungsi lemak bagi tubuh adalah…. 


A. membantu penyerapan vitamin larut lemak  

B. mensuplai zat gizi esensial  

C. sumber energi 

D. vitamin C.  


15. Contoh lemak/minyak yang termasuk dalam grup asam laurat adalah …. 

 

A. minyak kelapa.  

B. minyak biji kapas.  

C. lemak susu  

D. minyak olive  


16. Contoh minyak yang berasal dari biji-bijian adalah …. 


A. olive.  

B. sawit.  

C. bunga saf  

D. kelapa.  


17. Minyak atau lemak yang merupakan sumber medium chain triglyceride (MCT) adalah.... 


A. minyak ikan

B. lemak  babi

C. minyak canola  

D. minyak kelapa.  


18. Tahap pertama dalam proses pembuatan MCT adalah…. 


A. hidrolisis minyak kelapa menghasilkan asam-asam lemak bebas dan gliserol.  

B. penggabungan asam-asam lemak rantai medium.  

C. pemisahan gliserol dari campuran

D. fraksinasi asam-asam lemak bebas  


19. Istilah lain dari pengganti lemak berkalori rendah adalah.... 


A. fat replacer  

B. fat subtitute  

C. fat mimetik  

D. low calori fat  


20. Pengganti minyak atau lemak dengan berat yang sama dengan margarin adalah…. 


A. maltodekstrin.  

B. minyak silikon  

C. simplesse.  

D. poliester gliserin.  


21. Di antara serat pangan di bawah ini, yang termasuk dalam serat pangan larut adalah.… 


A. gum  

B. kutin  

C. lignin  

D. selulosa


22. Karakteristik yang tepat dari menu yang kaya akan serat pangan adalah…. 


A. kekambaan rendah.  

B. Lemak nabati dengan kadar tinggi  

C. Protein nabati lebih banyak dibandingkan protein hewani  

D. Proporsi karbohidrat kompleks rendah dibandingkan dengan gula sederhana.

 

23. Contoh makanan yang mengandung serat pangan IDF tinggi adalah …. 


A. sawi putih  

B. kubis  

C. kangkung.  

D. mentimun.  


24. Di antara jawaban di bawah ini, yang merupakan peranan serat pangan di dalam mulut adalah… 


A. mempercepat laju konsumsi makanan  

B. merangsang pengeluaran saliva di dalam mulut.  

C. menurunkan laju pencernaan  

D. mempercepat laju pengosongan lambung.  


25. Mekanisme yang dapat menjelaskan hubungan antara serat pangan dengan penyakit diabetes mellitus adalah…. 


A. serat pangan akan memperlambat penyerapan glukosa sehingga menurunkan postprandial glycemia

B. makanan dengan kandungan serat pangan tinggi dapat merusak metabolisme glukosa  

C. menurunkan kemampuan menempelnya insulin pada reseptor jaringan.  

D. merusak reseptor jaringan insulin  


26. Di bawah ini merupakan contoh produk pangan yang disuplementasi dengan serat pangan, kecuali…. 

 

A. cookies  

B. crackers  

C. nasi  

D. roti  


27. Hal penting yang perlu diperhatikan dalam suplementasi serat pangan adalah …. 


A. penambahan serat pangan tidak mengubah penerimaan produk oleh konsumen  

B. warna bahan pangan hasil suplemetasi dengan serat pangan sesuai kehendak pihak pemberi suplementasi.  

C. rasa bahan pangan hasil suplementasi diusahakan seenak mungkin.  

D. aroma hasil suplemntasi dengan serat pagan diusahakan seharum mungkin  


28. Cara penentuan kadar serat pangan dengan memanfaatkan enzim amilase merupakan metode …. 


A. deterjen  

B. crude fiber

C. fraksinasi  

D. enzimatis  


29. Bentuk komersial yang terpenting dari vitamin A adalah …. 


A. Vitamin A asetat  

B. vitamin A malat  

C. menadione  

D. beta-karoten  


30. Di antara jawaban di bawah ini, yang menunjukkan stabilitas vitamin Asta adalah …. 


A. stabil dengan adanya O2  

B. stabil dengan sinar ultraviolet  

C. tidak stabil pada suhu sedang  

D. stabil pada atmosfer inert  


31. Alasan pentingnya pemilihan pangan pembawa untuk suplementasi vitamin larut lemak …. 


A. agar tujuan suplementasi tercapai tanpa perubahan budaya makan  

B. agar budaya makan yang ada di masyarakat lambat laun luntur  

C. agar masyarakat tidak tergantung pada budaya makan.  

D. tujuan suplementasi tercapai dan adanya perubahan yang nyata pada budaya makan.  


32. Bentuk komersial yang terpenting dari vitamin C adalah …. 


A. asam askorbat  

B. asam folat  

C. asam nikotinat  

D. sodium fosfat  


33. Di antara jawaban di bawah ini, yang menunjukkan stabilitas vitamin Tiamin adalah …. 


A. tidak stabil dalam larutan asam  

B. tidak stabil terhadap panas  

C. tahan terhadap sulfit 

D. terdegradasi oleh tiaminase.  


34. Hal yang mempengaruhi proses suplementasi pangan adalah …. 


A. jenis bahan yang akan disuplementasikan  

B. kondisi lingkungan tempat bahan tersebut akan disuplementasikan  

C. suhu yang akan digunakan.  

D. jenis vitamin yang akan disuplementasikan  


35. Di antara jawaban dibawah ini, yang merupakan fungsi fisiologis sulfur adalah …. 


A. komponen material genetik dan fosfolifida  

B. kofaktor berbagai reaksi  

C. komponen berbagai vitamin  

D. keseimbangan cairan dan asam basa  


36. Untuk menghindari perubahan warna dalam proses fortifikasi mineral yang perlu diperhatikan adalah…. 


A. kelarutan mineral  

B. komposisi bahan pangan  

C. banyak bahan yang akan difortifikasi  

D. suhu bahan pangan  


37. Salah satu sifat penting yang harus dipertimbangkan berkaitan dengan bioavailabitas mineral adalah …. 


A. densitas muatan  

B. pangan pembawa  

C. suhu bahan  

D. titik didih bahan  


38. Di bawah ini merupakan contoh makanan pembawa berdasarkan kriteria seleksi pangan pembawa, kecuali …. 


A. keju  

B. susu  

C. gula  

D. singkong  


39. Contoh fortifikasi mineral mikro berdasarkan metode ekstrusi adalah…. 


A. pada beras dimana vitamin dicampur dengan tepung serealia menggunakan agen pengikat.  

B. pada beras dimana vitamin disemprotkan menyelimuti biji  

C. fortifikasi gula dimana vitamin A dalam bentuk bubuk melekat pada permukaan kristal gula oleh minyak sayur.  

D. tepung serealia dan olahannya.  


40. Contoh saat yang tepat untuk penambahan zat gizi mikro pada pangan pada minyak sayur adalah …. 


A. selama blending  

B. sebelum chuming  

C. sebelum instanisasi  

D. selama blending  


41. Kerugian dari penggunaan surfaktan anionik asam adalah …. 


A. tidak berbau.  

B. efektif pada pH asam.  

C. membentuk residu film anti bakteri.  

D. toksisitas relatif rendah.  


42. Batas aman konsumsi cobalt yang tepat adalah.... 


A. 10 mg/hari  

B. 15 mg/hari

C. 70 mg/hari  

D. tidak ada  


43. Pengaruh ion Fe terhadap vitamin dapat dijelaskan sebagai berikut.... 


A. menurunkan degradasi vitamin  

B. dapat mengkatalisis ketengikan minyak  

C. dapat menimbulkan warna yang tidak dikehendaki.  

D. dapat meningkatkan degradasi retinol.  


44. Di bawah ini merupakan contoh makanan yang difortifikasi tunggal dengan Iodium, kecuali …. 


A. air minum  

B. roti  

C. susu.  

D. beras  


45. Penyakit yang disebabkan oleh defisiensi Iodium yang menyebabkan terganggunya pertumbuhan fisik dan gangguan mental pada anak dikenal dengan istilah …. 

 

A. goiter  

B. kretinisme  

C. myxerdema  

D. hyperthyroidism  



Untuk mengetahui jawabannya silahkan buka halaman Kunci Jawaban Soal Latihan Mandiri Nutrifikasi Pangan PANG4311



Sumber Latihan Mandiri Universitas Terbuka